8 Contoh Kelas Maya – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Fitur, Komponen, Kelebihan & Kekurangan
8 Contoh Kelas Maya – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Jenis, Fitur, Komponen, Kelebihan & Kekurangan – Untuk pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai Kelas Maya yang dimana dalam hal ini meliputi contoh, pengertian, fungsi, tujuan, manfaat, jenis, fitur, komponen, kelebihan dan kekurangan, untuk lebih memahami dan mengerti simak ulasan dibawah ini
Tujuan Kelas Maya
Tujuan dari kelas maya antara lain yaitu:
- Membuat pembelajaran yang bisa berlangsung kapan saja dan dimana saja dengan menghemat waktu dan biaya.
- Dapat meningkatkan keterampilan pemakaian teknologi IT menjadikan lebih kreatif sekaligus menambah minat belajar.
- Memaksimalkan kemampuan pribadi walaupun diluar kelas langsung/tatap muka.
Fungsi Kelas Maya
- Untuk menambah atau melakukan pengayaan pembelajaran “supplement”.
- Untuk mengganti sebagian pembelajaran “complement”.
- Untuk mengganti semua pembelajaran “replacement”.
Manfaat Kelas Maya
Manfaat dari kelas maya antara lain yaitu:
- Materi lebih luas dan beragam
- Pembelajaran disesuaikan berdasarkan kebutuhan siswa
- Mempersingkat waktu tanpa perlu pergi ke kelas
- Mengurangi belajar bergantung pada buku teks dan lebih relevan dengan dunia luar
- Menghemat kertas !
- Peduli Global Warming,(Jadi siswa tidak perlu menggunakan kendaraan bermotor untuk belajar yang dapat menyebabkan polusi)
- Mendeteksi Copas( Copy & Then Paste )
- Konektivitas, (Selama terhubung dengan internet pasti tidak akan sulit mendapatkan informasi terkini)
- Fleksibilitas, belajar dimana saja kapan saja
- Interaksi, (evaluasi belajar)
- Kolaborasi, (bisa mendukung pembelajaran kolaborasi di luar ruangan kelas)
- Kesempatan pengembangan.
Jenis-Jenis Kelas Maya
Secara umum, prangkat lunak yang mendukung kelas maya memiliki basis web, dibawah ini adalah jenis-jenis kelas maya antara lain yaitu:
Learning Management System (LMS)
- LMS proprietary, seperti Saba Software, Apex Learning, Blackbord, IntraLearn, SAP Enterprise Learning.
- LMS open source, seperti Atutor, Dokeos, dotLRN, Freesyle Learning, ILIAS, LON-CAPA, Moodle, OpenACS, OpenUSS, Sakai, Spaghetti Learning.
Learning Content Management System (LCMS)
Learning Management System (LMS) yaitu software/perangkat lunak yang dipakai untuk perencanaan, pengiriman dan juga pengolahan kegiatan pembelajaran. Lebih dari itu, bermanfaat untuk kebutuhan dokumentasi, laporan kegiatan administrasi, materi.
Seluruhnya berjalan dengan memakai internet atau secara online, aplikasi LMS dibedakan menjadi dua macam yaitu:
Learning Content Management System “LCMS” yaitu pengembangan lebih lanjut dari LMS. LCMS bermanfaat untuk membuat, memperharui, melakukan publikasi atau pengelolaan isi dari suatu sistem yang terorganisir di internet.https://www.dosenpendidikan.co.id/kelas-maya/


Keren
BalasHapus